Begini Dampak Libur Panjang Imlek 13–17 Februari 2026 terhadap Lonjakan Pelanggan KAI Wisata



BEGINI.ID: Momentum libur panjang Imlek 13–17 Februari 2026 membuktikan bahwa wisata berbasis perkeretaapian semakin diminati masyarakat. Pada periode tersebut, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) melayani 33.703 pelanggan di berbagai layanan.

Lonjakan ini memperlihatkan perubahan tren wisata. Masyarakat kini mencari perjalanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga nyaman dan berkesan.

Mengapa Heritage Tetap Diminati?

Destinasi seperti Lawang Sewu dan Indonesian Railway Museum tetap menjadi favorit karena menawarkan pengalaman sejarah yang autentik. Wisatawan tidak hanya berlibur, tetapi juga belajar tentang perkembangan perkeretaapian Indonesia.

Kenyamanan Jadi Prioritas

Data menunjukkan ribuan pelanggan memanfaatkan Luxury Lounge, Shower & Locker, serta Rail Transit Suite & Hotel. Hal ini menandakan bahwa pelanggan kini memprioritaskan kenyamanan tambahan selama perjalanan.

Selain itu, layanan Kereta Wisata, baik pola FIT maupun charter, tetap stabil karena memberikan fleksibilitas bagi komunitas dan perusahaan.

Apa Artinya bagi Pariwisata?

Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan ekosistem layanan semakin solid. KAI Wisata tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyeluruh.

Ke depan, KAI Wisata akan terus berinovasi serta memperkuat sinergi agar mampu mendukung pariwisata Indonesia yang semakin maju dan kompetitif.***

Lebih baru Lebih lama