BEGINI.ID: Seorang pemuda yang diketahui bernama Setia Budi (24) nekat terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam pada Rabu (18/2/26) malam. Kasus ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya sistem pelaporan terpadu antara masyarakat, Bakamla, dan Kantor SAR. Karena laporan masuk dengan cepat pada pukul 20.14 WIB, maka tim penyelamat bisa langsung melakukan pergerakan hanya dalam hitungan menit.
Begini Tahapan Operasi SAR di Perairan Dalam menangani kasus seperti ini, Tim SAR tidak hanya sekadar mencari, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh setiap harinya. Setelah melakukan precomm-excomm bersama keluarga korban, tim menentukan titik koordinat yang paling mungkin menjadi lokasi korban terbawa arus. Oleh karena itu, penggunaan alat seperti Rubber Boat dan RIB menjadi sangat krusial guna menjangkau area yang sulit diakses oleh kapal besar.
Tantangan Alam dan Prosedur Keselamatan Masyarakat perlu memahami bahwa cuaca ekstrem sangat memengaruhi keberhasilan operasi penyelamatan. Karena hujan lebat dan angin kencang berpotensi membahayakan tim penyelamat, maka pimpinan operasi harus jeli dalam mengatur strategi. Meskipun tantangan alam cukup berat, namun seluruh unsur terkait tetap berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
