Polda Kepulauan Riau mengintensifkan langkah menekan lonjakan harga sembako. Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menginstruksikan Satgas Pangan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala di seluruh wilayah Kepri.
Kapolda Kepri mengarahkan pengawasan ini untuk mencegah kelangkaan, menutup celah spekulasi, dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Satgas Pangan Perketat Pengawasan Distribusi
Irjen Pol. Asep Safrudin menyatakan Satgas Pangan Polda Kepri terus mengontrol pendistribusian sembilan bahan pokok penting.
Satgas Pangan berkoordinasi aktif dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta Bulog.
“Satgas Pangan Polda Kepri selalu mengontrol pendistribusian sembilan bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga,” ujar Asep di Mapolda Kepri, Rabu.
Polisi Cegah Penimbunan dan Permainan Harga
Kapolda Kepri menegaskan Satgas Pangan bekerja untuk mencegah penimbunan dan praktik spekulan.
Satgas Pangan menindak pihak yang mencoba memainkan stok dan harga kebutuhan pokok.
“Satgas Pangan mengontrol distribusi agar tidak terjadi penimbunan dan kenaikan harga yang berdampak pada konsumsi masyarakat,” tegasnya.
Koordinasi Pusat–Daerah Terus Berjalan
Polda Kepri terus memperkuat komunikasi dengan Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan pusat.
Satgas Pangan Polda Kepri melaporkan setiap potensi kekurangan barang di pasar.
“Kami berkomunikasi dengan Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan pusat jika pasokan di pasar mulai berkurang,” kata Asep.
Harga Sembako Masih Terkendali
Kapolda Kepri menyampaikan laporan Satgas Pangan dan Direktorat Intelijen belum menemukan lonjakan harga yang signifikan.
Satgas Pangan juga belum menemukan kekurangan bahan pokok di lapangan.
“Sampai saat ini laporan Satgas Pangan dan Intelijen belum menunjukkan kekurangan bahan pokok yang signifikan,” ujar Asep.
Satgas Pangan Antisipasi Kenaikan Jelang Ramadhan
Kasatgas Pangan Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Simamora memastikan jajarannya terus mengawasi harga sembako menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Satgas Pangan memantau pergerakan harga beras yang saat ini masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Kami terus mencatat dan memantau harga. Kami mengupayakan agar harga beras kembali mengikuti HET,” kata Silvester.
Harga Sembako di Pasaran
Satgas Pangan mencatat harga beras premium merek Harum Emas mencapai Rp16.000 per kilogram, di atas HET Rp15.400 per kilogram.
Satgas Pangan juga mencatat harga telur ayam Rp59.000 per papan dan daging ayam Rp45.000 per kilogram.***
