Begini Komitmen Panglima TNI Dampingi Keluarga 23 Prajurit Marinir yang Gugur

 


Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi keluarga 23 prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat tanah longsor saat latihan di Cisarua, Bandung Barat. Ia menyerahkan langsung bantuan kepada ahli waris di Kesatrian Hartono Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Mengapa Pendampingan Keluarga Penting?

Setiap prajurit yang gugur meninggalkan keluarga yang membutuhkan perhatian dan kepastian masa depan. Karena itu, TNI tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menyiapkan pendampingan berkelanjutan.

Panglima TNI menegaskan bahwa arahan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto.

Apa Bentuk Komitmennya?

  1. Mendata seluruh anak prajurit yang gugur

  2. Membimbing keluarga secara berkelanjutan

  3. Memberikan kemudahan jika anak prajurit ingin bergabung dengan TNI

Ia juga meminta keluarga tetap kuat serta terus membimbing anak-anak agar memiliki akhlak yang baik dan masa depan yang cerah.

Doa dan Penguatan Spiritual

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Adi Hidayat. Doa tersebut menjadi penguat spiritual bagi keluarga sekaligus penghormatan terakhir bagi para prajurit.

Komitmen ini menunjukkan bahwa TNI tidak meninggalkan keluarga prajurit yang gugur dan terus menghadirkan negara dalam setiap situasi.***

Lebih baru Lebih lama