Begini Kondisi Inflasi Kepri 2025 dan Faktor yang Mempengaruhinya

 


Inflasi Kepri 2025 tetap terkendali meskipun tekanan harga meningkat pada akhir tahun akibat lonjakan permintaan dan gangguan pasokan pangan.

Berapa Inflasi Kepri Tahun 2025?

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus, menjelaskan bahwa inflasi Kepri pada Desember 2025 tercatat 1,14 persen secara bulanan dan 3,47 persen secara tahunan.

Ia menegaskan bahwa angka tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional.

Apa Penyebab Inflasi Meningkat di Akhir Tahun?

Bank Indonesia mencatat kenaikan inflasi dipicu oleh meningkatnya harga pangan, khususnya cabai dan daging ayam ras. Gangguan produksi akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera bagian utara serta tingginya permintaan saat Nataru memperkuat tekanan harga.

Selain itu, kenaikan harga emas dan meningkatnya mobilitas masyarakat turut memberi kontribusi terhadap inflasi.

Bagaimana Bank Indonesia Mengendalikan Inflasi?

Bank Indonesia bersama TPID menerapkan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Langkah ini diwujudkan melalui operasi pasar, pasar murah, edukasi inflasi, dan koordinasi lintas daerah.

Apa Tantangan Inflasi ke Depan?

Ardhienus menyebut tren kenaikan harga emas dunia dan normalisasi tarif angkutan laut menjadi tantangan awal 2026. Namun, penurunan harga BBM nonsubsidi dan normalisasi permintaan pangan diharapkan menahan laju inflasi.***

Lebih baru Lebih lama